7 Jenazah Korban Lion Air JT6-10 Kembali Teridentifikasi DVI

Sharing is caring!

7 Jenazah Korban Lion Air JT6-10 Kembali Teridentifikasi DVI

POKER ONLINE TERPERCAYA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali mengidentifikasi tujuh jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat. Ada sejumlah data antemortem yang digunakan untuk mengidentifikasi tujuh jenazah ini.

Untuk itu, hari ini Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri tengah fokus melakukan pemeriksaan terhadap 32 kantong jenazah tersebut untuk keperluan identifikasi.

“Saat ini sedang diperiksa 32 kantong terakhir untuk perkembangan identifikasi menunggu titik hasil pemeriksaan pada DNA,” kata Haryanto di RS Polri, Minggu (4/11) dikutip Antara.


Haryanto mengatakan Tim DVI mengandalkan pencocokan DNA untuk mengidentifikasi korban pesawat Lion Air JT 610 lantaran data seperti sidik jari, gigi, dan tanda medis pada korban sedikit sekali.

Sementara untuk identifikasi melalui pencocokan DNA, kata dia, tak bisa langsung didapatkan hasilnya saat itu juga. Dibutuhkan waktu antara 4 hingga 8 hari sejak sampel DNA masuk ke bagian forensik RS Polri.

“Tujuh penumpang yang berhasil diidentifikasi melalui DNA, sidik jari, dan data medis,” kata Kepala DVI Polri Kombes Pol Lisda Cancer di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (4/11), dikutip Antara.

Usai identifikasi ini, jenazah akan langsung diserahkan ke keluarga korba, Penyerahan jenazah pada sanak keluarga akan dilaksanakan petang ini.

Dodi Junaidi. Laki-laki berusia 40 tahun dengan alamat di Jalan H. Sidup Rempoa Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten ini diidentifikasi melalui DNA.

Muhammad Nasir, berusia 29 tahun. Alamat di Gang Rinjani III, kelurahan Sayang, Cianjur, Jawa Barat dan diidentifikasi melalui DNA.

Ketujuh jenazah yang baru diidentifikasi hari ini, yakni Rohmanir Pandi Sagala. Laki-laki berusia 23 tahun ini beralamat di Pondok Bahar Permai A-1/6 RT 02 RW 07 Karang Tengah, Tangerang, Banten dan diidentifikasi lewat sidik jari dan medis.

Janry Efriyanto Sianturi. Laki-laki berusia 26 tahun dengan alamat di Perum Puri Masurai II Kelurahan Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, Muaro Jambi, Jambi ini berhasil diidentifikasi melalui DNA dan medis.

Karmin. Alamat di Jalan Kenanga Koba, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung. Lelaki berusia 68 tahun ini diidentifikasi melalui DNA.

BACA JUGA : Tiga Korban Dari Lion Air JT-610 Kembali Diidentifikasi

Harwinoko. Laki-laki berusia 54 tahun yang diidentifikasi melalui DNA ini beralamat di Jalan Palayu Raya, Tegalgundil, kelurahan Bogor Utara, Bogor, Jawa Barat.

Verian Utama, berusia 31 tahun. Alamat di Jalan Tanjung Duren Dalam III, Tanjung Duren Selatan, Grogol Jakarta Barat. Verian diidentifikasi melalui DNA

Dengan demikian total sudah 14 penumpang yang sudah diidentifikasi sampai hari ke tujuh sejak kecelakaan pesawat Lion Air JT610.

Sementara tujuh jenazah korban yang teridentifikasi sebelumnya, yakni Jannatun Cintya Dewi (24), Candra Kirana (29), Monni (41), Hizkia Jorry Saroinsong (23), Endang Sri Bagusnita (20), Wahyu Susilo (31), dan Fauzan Azima (25).

Seperti diketahui, saat hari kecelakaan pada Senin (29/10) pagi, pesawat Lion Air JT610 mengangkut 189 orang, terdiri atas 178 penumpang dewasa, satu anak, dan dua bayi, serta delapan awak kabin.

, , ,

About KOCOKIN.com

Cerita Dewasa Terbaru dan Terupdate di INDONESIA
View all posts by KOCOKIN.com →

1 thought on “7 Jenazah Korban Lion Air JT6-10 Kembali Teridentifikasi DVI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *